Kali ini adalah tentang sesuatu yang umum mengenai,"bagaimana mendampingi ibadah orang yang sedang sakit,terutama orang tua kita sendiri". Materi ini diambil dari buku,"Great Power of MOTHER" karangan Sholikhin Abu Izzudin dan Dewi Astuti.
Nikmat-nya SAKIT. . .
"Kesehatan adalah mahkota yang tak ternilai harganya yang bertengger diatas orang sehat, namun hanya orang yang sakit yang bisa melihatnya" ( Hasan Al-Banna )
Ingat,Sehat sebelum sakit. Namun, bila sakit datang, jangan meradang. tetap tenang. Teringat tentang kesedihan Ibnu Mas'ud,karena merasa belum maksimal dalam beribadah, sehingga ketika sakit datang ia merasa sangat sedih, sebab diwaktu sakit lebih tidak bisa untuk banyak beribadah karena tubuhnya lemah, kondisinya terbatas, serba darurat.
Namun ketika sakit datang bukan berarti ibadah berhenti. Sakit adalah nikmat, kita bisa memaknai sebagai istirahat, saat bermunajat, memperbanyak dzikir, bermuhasabah, istighfar, pembersih dosa, bahkan momentum tepat menghapal AL-QUR'AN. sakit juga diharapkan menjadi sarana mendekat lebih dekat kepada ALLAH SWT.
Itulah nikmat - nikmat yang kita bisa dapatkan pada waktu kita sakit, yang mungkin tak akan kita dapat ketika kita sehat. maka dari itu sudah sepantasnyalah kita bersyukur dan memaknai waktu sakit kita.
End
Alhamdulillah, mudah-mudahan ketikan yang tidak banyak ini dapat bermanfaat untuk teman - teman semua.Sampai jumpa di posting -posting berikutnya.
Bismillah.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar